Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kesan dan Pesan Peserta Pelatihan Calon Fasilitator

peserta pelatihan calon fasilitator

Berikut ini kesan dan pesan dari beberapa peserta pelatihan calon fasilitator dan pembicara publik yang telah diadakan Pandjer School. Sebuah pelatihan yang diadakan pada 9, 10, 16, 17 dan 23 April 2022. Pembaca dapat menggunakan daftar isi di bawah ini untuk melihat pandangan peserta pelatihan.

foto-uji

Uji Nadya Rahayu

Kesan: Bisa ikut belajar di Pandjer School merupakan suatu keberuntungan yang saya dapatkan. Selain dapat ilmu, saya juga mendapat teman bahkan keluarga baru. Bersama-sama mengarungi waktu, saling membantu, dan berjuang terus maju tanpa rasa ragu. Proses demi proses dilalui bersama. Pembelajaran di Pandjer School memiliki sistem yang berbeda dengan pembelajaran" di lain tempat. Bahkan saya sangat tidak menyangka kalau akan diadakan kegiatan pelatihan menjadi fasilitator. Banyak sekali pembelajaran, pengetahuan dan tentunya pengalaman yang sangat bermanfaat yang saya dapat dari pembelajaran tersebut. Terima kasih kepada Pak Djun (Pembina Pandjer School), Mas Agung (Ketua Pandjer School) dan pendiri Panjer School yang telah berjuang tanpa lelah untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki para aktivis, yang mau belajar bersama. Kesan yang sangat mendalam bisa menjadi bagian dari Pandjer School.

Pesan: Kita semua hebat, bersama kita kuat, dan tetap semangat.




foto-ontro

Dewi Ontro Wulan

Kesan: Sangat senang dan di luar ekspektasi dari pembelajaran-pembelajaran sebelumnya. Pada pembelajaran sebelumya, pola yang digunakan biasanya adalah penjelasan materi, tanya jawab dan terkadang ada simulasi. Namun pada pembelajaran selama pelatihan ini, terdapat juga pengaplikasian games yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang kemudian memunculkan ketertarikan dan semangat belajar tersendiri. Selain itu, teman-teman yang humble dan friendly menjadi dorongan untuk lebih percaya diri dan berani mengekspresikan diri. Tidak terasa adanya persaingan, yang ada hanyalah rasa kekeluargaan.

Pesan: Stay humble and friendly untuk teman-teman. Semoga kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk peserta bisa mengupgrade dirinya dan menjadi bekal untuk terus bisa meneruskan mimpi Pandjer School dari generasi ke generasi.




foto-miftah

Miftahudin

Pesan dan kesan selama mengikuti kegiatan di Pandjer School dalam Pelatihan Calon Fasilitator dan Pembicara Publik, yang mana pengajarnya dari Mas Agung Widianto sendiri sebagai ketua Pandjer School dan juga Pak Ach. Djunaidi Selaku Pembina Pandjer School.

Dari awal pertemuan pada tanggal 9 April 2022 ada hal yang beda ketika saya mengikutinya, memang awal–awal saya belum tau sistem pembelajarannya akan seperti apa nantinya, namun 2 dan 3 pertemuan saya mengikuti kegiatan tersebut, ada hal yang membuat saya kagum dengan sistemnya, di sela–sela kegiatan tak jarang kita melakukan refreshing, yang seringkali refreshing itu berbentuk games dan membuat para peserta merasa moodnya selalu terjaga dan juga membuat atmosfer di lingkungan pembelajaran selalu menyenangkan.

Di akhir peretemuan yaitu pada tanggal 23 april 2022 kami semua kaget, karena Mas Agung Widianto sebagai ketua Pandjer School dalam sesi wisudawan mengatakan bahwa sistem yang digunakan di Pandjer School adalah kurikulum yang ada di kampus SWEDIA. Dan selama mengikuti kegiatan pun saya merasa bahwa ada banyak hal yang saya dapatkan.

Saya sangat berharap Pandjer School sebagai Yayasan Pusat Pembelajaran Kepemimpinan dan Kebijakan dapat langgeng karena saya yakin masih banyak orang-orang yang ingin belajar memperdalam kemampuan.




foto-bayu

Bayu Prakoso

Yayasan Pusat Pembelajaran Kepemimpinan dan Kebijakan Pandjer atau Pandjer School, melakukan sebuah terobosan baru yaitu dengan mengadakan pelatihan “Fasilitator dan Pembicara Publik”. Digelar setiap Sabtu dan minggu selama kurun waktu satu bulan, dimulai dari tanggal 9 April-23 April 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekretariat Pandjer School, Kelurahan Pandjer, Kebumen. Materi yang disampaikan pada pelatihan ini terdiri dari: 1) Dasar-dasar kepemimpinan dan pembedayaan Maysarakat, 2)Strategi dan teknik komunikasi Publik, 3) Analisis Sosial dan Manajemen isu, 4) Strategi dan Teknik Fasilitasi Masyarakat, dan 5) Strategi dan Teknik Dialog dan Pendampingan.

Pelatihan ini dikuti sekitar dua puluh peserta dengan berbagai latar belakang, ada yang merupakan perangkat desa, guru TK, mahasiswa, wirausaha, dan para pegiat sosial. Para peserta sangat antusias karena mendapat berbagai materi yang sangat kolaboratif dan inovatif. Bapak Achmad Djunaidi sebagai salah satu fasilitator yang bertanggung jawab akan kelancaraan dan kesuksesan pelatihan ini, Mas agung Widhianto juga tidak kalah apik dalam menyampaikan materi dan ice breaking. Para peserta tidak hanya menjadi partisipan pasif, setelah mendapat materi dari Bapak Achmad Djunaidi dan Mas Agung Widhianto, masing-masing peserta diberi tugas untuk memainkan peran menjadi seorang fasilitator. Mereka diberi keleluasaan untuk memlih peran apa yang akan dimainkan. Ada yang menjadi seorang guru, Kepala Desa, Kadus, Pak Kyai, dan ada pula yang menjadi pendamping desa.

Pada hari terakhir pelatihan, peserta mendapat refleksi dan evaluasi dari Bapak Achmad Djunaidi dan Mas Agung WIdhianto, kemudian dilanjut semacam pentas seni, pembagian sertifikat, dokumentasi kegiatan, serta ditutup dengan buka bersama.

Saya pribadi sebagai salah satu peserta dalam pelatihan ini merasa senang, karena memang mendapat banyak pengalaman baru, semangat baru, teman baru, ilmu baru, dan berbagai hal menarik yang belum bisa saya rangkai dalam kata-kata. Harapakan saya semoga kegiatan semacam ini bisa kembali dilaksanakan oleh Pandjer School. Karena apa? Jelas karena Pandjer School melakukan sebuah langkah nyata guna meningkatkan sumber daya manusia khususnya pemuda-pemudi di Kabupaten Kebumen. Kedepannya juga saya berharap makin banyak yang bergabung bersama Pandjer School atas dasar kepedulian terhadap Kota Tercinta kita ini. Amin.




foto-abdul

Abdul Hakim

Pelatihan calon fasilator yang telah diadakan Pandjer School. Menunjukkan sebuah ruang pembelajaran baru bagi saya pribadi. Partisipasi aktif dan responsif antara peserta dan pelatih kegiatan ini, telah memunculkan ruang tersembunyi bagi saya sendiri. Baik dari menyampaikan pendapat, bertanya, diskusi, berdialog, dan mempresentasikan topik yang saya sukai. Begitupun pola-pola pembelajaran yang jarang ditemukan di ruang pembelajaran lain, sebagaimana terdapat teori dan praktik. Bahkan kita juga dilatih untuk menyusun materi, simulasi, fokus, bermain, dan mengalahkan rasa grogi yang biasa muncul bila berbicara di depan publik.

Pelatihan yang bermakna dan penuh kebermanfaatan ini, tak terlepas dari peran penting Mas Agung Widhianto (Ketua Pandjer School) dan Pak Ach. Djunaidi (Pembina Pandjer School) yang menjadi pelatih dalam kegiatan ini. Begitupun dengan rekan-rekan pembelajar atau peserta pelatihan ini. Kepada merekalah saya ucapan rasa terimakasih, telah menjadi keluarga baru untuk terus belajar dan mengembangkan potensi masing-masing.

Pandjer School telah menjadi sebuah tempat di mana orang-orang di dalamnya saling menghargai, belajar, dan memampukan satu sama lain. Dan Pandjer School selalu berproses untuk memperjuangkan hal itu. Begitupun upaya untuk memunculkan para calon fasilitator, agar kebermanfaatannya makin muncul dalam ruang lingkup masyarakat.




foto-rosid

Rosid Saefulloh

Pada Sabtu, 23 April 2022, pelatihan calon “Fasilitator dan Pembicara Publik” merupakan hari penutupan pelatihan calon fasilitator dan pembicara publik profesional untuk angkatan pertama. Kegiatan ini berlangsung selama bulan ramadhan dengan 5 kali pertemuan yang bertempat di ruang pembelajaran Pandjer School dan diikuti oleh belasan peserta yang terdiri dari para kalangan muda dari berbagai desa di wilayah Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Mas Agung Widhianto (Ketua Pandjer School) dan Pak Ach. Djunaidi (Pembina Pandjer School).

Sebelumnya saya minta maaf kepada temen-temen mbok selama pelatihan satu Bulan ini saya pribadi banyak salah. Terutama kepada tuan rumah Mas Agung dan keluarga. Yang selanjutnya saya sampaikan banyak banyak terimakasih ke Mas Agung, Pak Djunaidi yang sudah mengajarkan dan menggali bakat bakat terpendam. Dan juga sudah membimbing kami selama ini. Dan terimaksh juga ke temen-temen yang sudah semangat dan antusias mengikutinya, semoga menjadi keberkahann.

Kesan saya dalam pelatihan ini ialah bisa menambah ilmu dan pengalaman yang luar biasa, yang jarang ditemukan di tempat-tempat pendidikan formal maupun nonformal yang tidak di pungut biaya. Tambah relasi, tambah teman, tambah sertifikat pulaa. Saya jadi berani tampil di atas panggung, dan pokoknya masih banyak lagi. Pokoknya asyik dan menarik banget acara inii.

Pesan saya untuk acara ini. Bisa sering mengadakan kegiatan seperti ini, karena kegiatan pelatihan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi orang orang yang tidak atau belum berani berbicara di depan umum. Dan bagi temen-temen yang belum bisa gabung mudah-mudahan di kesempatan yang akan datang bisa mengikutinya.




foto-risma

Karisma

Saya dari awal sangat tertarik untuk mengikuti pelatihan fasilitator dan pembicara publik profesional yang diadakan oleh Pandjer School. Selain untuk menambah wawasan dan pengetahuan saya tentang kepemimpinan dan public speaking juga dapat memperluas relasi serta pengalaman saya di bidang sosial. Kegiatan pelatihan ini juga diadakan dihari sabtu dan minggu sehingga tidak mengganggu kegiatan saya sehari-hari sebagai seorang mahasiswa.

Pelatihan ini sangat bagus untuk mengasah kemampuan memimpin dan public speaking kita dan menunjang skil kita agar menjadi fasilitator kegiatan yang dapat membantu orang lain.

Selama mengikuti kegiatan pelatihan ini saya mendapat banyak pelajaran tidak hanya soal materi-materi yang bersifat fisik tetapi juga rasa kekeluargaan, kerjasama, toleransi, dan masih banyak lagi.

Selain itu saya juga diajarkan langsung untuk praktik berbicara di depan peserta pelatihan sehingga saya yang dulu selalu merasa grogi di depan banyak orang menjadi lebih percaya diri untuk tampil di depan publik.

Semoga ilmu yang didapatkan semua peserta dapat bermanfaat dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan semoga Pandjer School semakin sukses dengan program pelatihan-pelatihan selanjutnya yang lebih seru dan menarik.

Terimakasih Pak Djun dan Mas Agung yang sudah membimbing saya dan teman-teman untuk terus berproses dan bertumbuh menjadi lebih baik, terimakasih.




Posting Komentar untuk "Kesan dan Pesan Peserta Pelatihan Calon Fasilitator"