Pembekalan Perencanaan Pembangunan Desa

oleh Yuswadi, S.Sos dan Akhmad Suyatno

Gambar

Pada Senin – Selasa, 10–11 Februari 2020, Pandjer School yang diwakili oleh Pak Yuswadi, S.Sos (Tenaga Ahli Bidang Perencanaan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Pandjer School) terlibat sebagai salah satu narasumber pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dispermades P3A) Kabupaten Kebumen. Kegiatan yang diadakan di Liman Resto Kutowinangun ditujukan bagi dua desa di Kecamatan Kutowinangun dan Kecamatan Ambal. Berikut ini adalah ringkasan kegiatan yang dicatat oleh Akhmad Suyatno yang ditugaskan mendampingi Pak Yuswadi, S.Sos:

Dalam rangka pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, sebuah desa diharuskan mempunyai perencanaan yang matang berlandaskan partisipasi dan transparansi sesuai dengan proses demokratisasi yang berkembang di desa. Wujud perencanaan tersebut lazim disebut sebagai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa). Idealnya, setiap penyusunan dokumen rencana pembangunan di desa memerlukan kordinasi antara pemerintah desa dan partisipasi seluruh pelaku pembanguan melalui suatu forum yang disebut sebagai Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Untuk mendukung penyusunan perencanaan pembangunan yang memadai, Dispermades P3A Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan dua lembaga (Formasi dan Pandjer School) mengadakan kegiatan pelatihan bagi sekitar 50 peserta, yang terdiri dari atas Kepala Desa dan perangkat Desa Pesalakan dan Desa Kradenan, Ketua BPD, Ketua LKMD atau Perwakilan lembaga Desa Pesalakan dan Kradenan, serta Kepala Dusun. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana pembelajaran bagi setiap kepala desa beserta perangkatnya dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang berkelanjutan di tingkat desa. Secara khusus, kegiatan ini juga untuk memadukan kebijakan pembangunan dengan tingkat pemerintahan yang lebih tinggi, yaitu kecamatan dan kabupaten. Selain itu, kegiatan yang di dalamnya menggunakan metode simulasi ini juga menjadi media pembelajaran untuk memfasilitasi penentuan pedoman penyusunan program dan kegiatan yang ada di desa.

Dari pengalaman mendampingi Pak Yuswadi, S.Sos, Akhmad Suyatno dan para peserta kegiatan mendapatkan pemahaman yang lebih baik untuk menyusun perencanaan pembangunan di desanya masing-masing.


Dokumentasi Kegiatan


Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Tidak ada komentar untuk "Pembekalan Perencanaan Pembangunan Desa"